Search

Follow Us @soratemplates

Selasa, 14 Juni 2016

Ngaji Asyik dengan Metode Tajdied

08.31 0 Comments
Tidak ada kata terlambat untuk belajar, begitu pula untuk belajar mengaji. Bagi kebanyakan orang yang usianya sudah tak muda lagi pasti akan merasa kesulitan untuk belajar mengaji, apalagi jika belajar ngajinya dengan metode yang biasa diterapkan saat kita kecil, pasti akan tambah susah. Kita saja untuk khatam iqro’ butuh berapa tahun? hingga lulus SD atau bahkan hingga masuk bangku SMP, begitu susah dan rumit rasanya jika kita melihat masa-masa kita dulu belajar mengaji. Namun kini tak perlu susah-susah lagi untuk belajar mengaji. Satu kali pertemuan pun sudah bisa huruf arab sambung dan inshaAllah dalam 7x pertemuan sudah bisa membaca Al-Qur’an, subhanallah..
Lho kok bisa? Gimana caranya?

Konsisten itu Sulit, bener gak sihh?

08.08 0 Comments
Kalau menurut saya pribadi ada iya nya pun ada tidaknya. Apa yang membuat kita merasa sulit? Karena kita malas dan tidak bisa membagi waktu serta menempatkan waktu dengan baik. Contoh, saya sedang menjalani hobi baru yaitu menulis, pada mulanya sudah semangat dan yakin akan bertahan bisa menulis tiap hari di blog, tapi pada prakteknya ternyata lumayan susah juga (hehe), karena apa, seringkali saya merasa terbentur dengan tugas kuliah hingga seperti tak ada waktu untuk menulis, berarti saya belum  bisa membagi waktu antara tugas dan hobi. Seringkali juga rasa malas itu menghantui hingga rasanya mau menulis itu susah dan akhirnya memilih tidur saja (artinya saya belum bisa menempatkan waktu dengan baik).
Jadi, masalah terbesar dari sulit konsisten adalah berasal dari saya atau diri kita sendiri. Lalu bagaimana untuk mengatasinya?

Minggu, 12 Juni 2016

Sudahkah kita bersyukur hari ini?

07.56 0 Comments
Banyak hal yang telah kita lalui dalam hidup kita hingga kita bisa menjadi seperti saat ini, sudahkah kita mensyukurinya? Jangan pernah lupa untuk bersyukur ya sahabat, karena bagaimanapun setiap kesuksesan yang kita raih itu adalah kekuasaan dan nikmat dari Allah. Namun terkadang tanpa kita sadari kita masih sering mengeluhkan hidup kita, masih saja merasa kurang atas segala apa yang kita miliki. Padahal jika kita mau sedikit saja merenung, sedikit saja menengok ke bawah. Ternyata masih banyak orang yang hidupnya jauh di bawah kita, lebih susah daripada kita, namun bisa lebih bahagia daripada kita. Mengapa mereka bisa lebih bahagia?

Sabtu, 11 Juni 2016

Sang Penakluk Konstantinopel

22.45 0 Comments
Sultan Muhammad Al-Fatih atau dikenal juga sebagai Sultan Mehmed II. Beliau dikenal sebagai tokoh penakluk kerajaan Byzantium atau Konstantinopel. Nama Muhammad Al-Fatih (الفاتح) yang berarti “Sang Penakluk”  merupakan gelar yang diberikan kepada beliau berkat keberhasilannya menaklukkan Konstantinopel. Beliau lahir di kota Erdine, ibu kota Daulah Utsmaniyah (saat itu), pada tanggal 27 Rajab 835 H/30 Maret 1432 dan wafat pada tanggal 3 Mei 1481. Beliau merupakan putra dari Sultan Murad II yang merupakan raja keenam Daulah Utsmaniyah. Al-Fatih ialah seorang sultan Turki Utsmani yang telah berhasil menaklukkan Kekaisaran Romawi Timur. Mempunyai kepakaran dalam bidang ketentaraan, sains, matematika & menguasai 6 bahasa saat berumur